Berita menggembirakan tentang  vaksin Demam Berdarah atau Demam Dengue sudah tersedia di Indonesia. Vaksin ini merupakan vaksin Dengue pertama di dunia yang sesudah memasuki pengujian tahap ke-3 dengan hasil yang menggembirakan.

Diberitakan bahwa vaksin ini menunjukkan kemamfaatan atau kemanjuran  yang sangat baik pada kelompok umur 9-16 tahun. Vaksin bisa mengurangi tingkat infeksi Dengue sebanyak 65%, bisa mengurangi angka masuk rumah sakit karena Dengue sebanyak 80%, dan mengurangi kasus Dengue yang serius sebanyak 92%. Tidak diberitakan bagaimana kemanjuran vaksin pada kelompok umur yang lain. Tidak diberitakan pula ada tidaknya efek samping yang terjadi selama pengujian. Vaksin ini merupakan vaksin produksi perusahaan farmasi Sanofi-Pasteur.

Dari hasil penelusuran saya,  nama vaksin yang beredar di Indonesia adalah Dengvaxia dan telah disetujui oleh BPOM. Vaksin ini merupakan vaksin tetravalent yang memberikan perlindungan bagi empat serotype/ atau jenis virus Dengue.

Dari paper yang melaporkan tentang hasil uji klinis fase III yang diterbitkan di New England Journal of Medicine (NEJM), diketahui bahwa kejadian masuk rumah sakit pada tahun ke 3 setelah vaksinasi pada anak di bawah umur 9 tahun justeru lebih tinggi dibanding dengan anak yang tidak diberi vaksinasi. Di editorial NEJM yang menyertai artikel penelitian ini, disarankan agar para peneliti terus melakukan surveilance penyakit pada semua subyek penelitian terkait masalah keamanan dan kemanjuran vaksin ini.

Yang menjadi pertanyaan saya, mengapa BPOM sudah memberikan persetujuan beredarnya vaksin ini secara komersial di indonesia sebelum berakhirnya uji klinis tahap III yang dijadualkan berakhir baru pada tahun 2017. Tercatat Indonesia adalah negara kedua di Asia yang menyetujui vaksin ini beredar secara komersial.

Saya akan terus mengupdate info ini.