Flu babi (swine influenza) yang menyita perhatian publik terutama di Kawasan Amerika Utara selama kurang lebih tiga minggu terakhir,  saat ini menimbulkan kekhawatiran luar biasa akan potensi pandemi (wabah global). Ini setidaknya dibuktikan oleh ditingkatkannya alert level WHO dari 3 menjadi 4 yang berarti bahaya penularan dari manusia ke manusia telah terjadi dengan  meyakinkan. Hal ini setidaknya sudah terjadi  di satu negara yaitu Meksiko dan ini berarti pula flu babi saat ini memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menyebar.

Alert level dari WHO terkait dengan bahaya penyakit menular terdiri dari 6 tingkatan dimana level 6 atau yang disebut level full blown pandemi, tercapai jika terjadi wabah (outbreaks) paling tidak di dua kawasan yang berbeda.  Untuk lebih jelasnya lihat bagan di bawah ini yang saya ambil dari website WHO di sini

 

 

Bagan Tingkatan Level Bahaya Pandemi Penyakit menular WHO

Bagan Tingkatan Level Bahaya Pandemi Penyakit menular WHO

 

Pembagaian level Pandemi WHO  terkait wabah flu  hewan yang bisa menular ke manusia itu sebagai berikut:

  1. Level atau fase 1: tidak ada virus hewan tertentu yang dilaporkan bisa menginfeksi manusia
  2. level atau fase 2: virus hewan diketahui telah menginfeksi manusia
  3. fase 3: telah terjadi kasus-kasus sporadis terinfeksinya manusia oleh virus dari hewan namun belum ada laporan infeksi terjadi dari manusia ke manusia
  4. fase 4: fase 4 ditandai dengan adanya penularan virus hewan tersebut dari manusia ke manusia yang berarti bahwa bahaya pandemi atau terjangkitnya manusia dalam jumlah banyak terbuka lebar
  5. fase 5: ditandai dengan terjadinya wabah setidaknya dalam dua negara dalam satu region WHO. Fase 5 ini sudah menandakan bahwa ancamana wabah global sudah didepan pintu oleh karena itu upaya-upaya yang lebih intensif harus segera dilakukan.
  6. fase 6: fase pandemik, terjadinya wabah paling tidak pada satu negara lain di luar region WHO dimana kasus wabah pertama di mulai.

Dari definisi di atas kita bisa melihat bahwa ancaman flu babi sebenarnya sudah hampir masuk fase yang ke lima karena kasus flu babi juga sudah dilaporkan di kawasan atau region WHO yang lain seperti Asia  (Korea Selatan) dan Eropa, namun infeksi pada kasus-kasus tersebut masih dicurigari berasal dari kunjungan penderita di negeri sumber wabah pertama. Kalau sudah terjadi infeksi manusia ke manusia di tempat yang baru, maka levelnya bisa berubah cepat menjadi 5 bahkan 6.

Sampai hari ini (29 April 2009) tercatat lebih dari 2000 orang mengalami infeksi virus ini dan  di Meksiko telah mengakibatkan 152 orang diantaranya meninggal. Hari ini dikabarkan seorang anak di AS meninggal akibat serangan flu ini dan merupakan korban meninggal pertama dari 66 kasus flu babi di AS. Kasus-kasus flu babi juga telah terjadi di beberapa negara lain seperti Canada, Austria, Israel, Selandia Baru, Spanyol, Inggris, dan terakhir Jerman dan Korea Selatan. Hanya di Meksiko dan AS kematian akibat flu babi terjadi sampai hari ini.

Sedikit tentang Flu Babi

Flu babi ini disebabkan oleh virus influenza tipe A yang biasanya menyebabkan wabah influenza pada babi. Virus flu babi ini sebenarnya telah lama diidentifikasi yaitu sejak tahun 1930 (virus klasik tersebut strain atau jenisnya adalah H1N1), namun sebagaimana virus influenza yang lain virus flu babi ini senantiasa berubah secara genetis  yang menyebabkan pula perubahan pada sifat-sifatnya sebagai agen infeksius. Perubahan sifat virus flu babi ini ditengarai karena adanya pertukaran gen dengan virus influenza manusia dan virus flu burung yang keduanya bisa menginfeksi babi. Karena pertukaran informasi gen ketiga virus ini di tubuh babi maka karakteristik virus flu babi sekarang sudah jauh berubah dan sekarang sudah dikenal 4 varian dari virus flu babi ini yaitu H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1 (Sumber: Central of Disease Control AS). Namun nampaknya wabah yang terjadi sekarang di Meksiko dan juga di tempat lain  masih disebabkan oleh varian klasik yaitu H1N1.

Bagaimana gejala Flu Babi

Gejala flu babi sama saja dengan gejala flu yang lain seperti demam, hidung tersumbat, lemah badan, batuk dan kurang nafsu makan.

Seorang bisa dicurigai mendapat infeksi flu babi jika mengalami gejala-gejala di atas dan terjadinya dalam salah satu kurun waktu di bawah ini:

1.  dalam waktu 7 hari terakhir kontak dengan penderita yang terbukti mendapat infeksi flu babi (dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium dan virus flu babi berhasil diisolasi dari penderita biasanya dari sekret atau dahak dari penderita)

2. dalam waktu 7 hari terakhir ada riwayat berkunjung ke daerah dimana terjadi kasus flu babi seperti di meksiko dan AS.

3. bertempat tinggal di daerah dimana ada satu atau lebih kasus flu babi terjadi.

Untuk saat ini di Indonesia belum ada laporan kasus tersangka flu babi. Untuk memastikan apakah seseorang yang mengalami gejala flu menderita flu babi atau bukan maka diperlukan pemeriksaan kultur virus (yaitu mengisolasi virus dari penderita dan menumbuhkan virus pada media tumbuh) dan atau mengidentifikasi gen virus dengan pemeriksaan yang disebut RT-PCR.

Bagaimana penularan flu babi

Sebagaimana flu yang lain, flu babi ini menular lewat jalan pernapasan. Ketika penderita batuk, maka virus-virus yang terbawa udara dan air liur penderita akan menyebar. Jika ada orang yang menghirup virus-virus tersebut, maka ia bisa terinfeksi. Oleh karena itu sangat disarankan kepada penderita flu (flu apa saja) untuk memakai masker agar bisa mengurangi potensi penularan kepada orang lain. Budaya memakai masker ini sepertinya belum ada di Indonesia. Di negara-negara maju terutama Jepang, hampir setiap orang yang menderita flu akan memakai masker baik di rumah maupun di tempat kerja.

Penularan juga bisa terjadi dengan kontak langsung dengan penderita atau objek yang telah disentuh penderita yang menyebeakan perpindahan virus seperti misalnya berjabat tangan dengan penderita flu, atau memegang gagang pintu yang dipegang penderita flu. Oleh karena itu disarankan kepada penderita flu untuk sering-sering cuci tangan dengan sabun dan menghindari berjabat tangan dengan orang lain untuk menghindari penularan.

Jika anda menderita flu:

– istrahat di rumah

-banyak minum air putih

– pakai masker atau tutup mulut dengan sapu tangan terutama saat berbicara dan bersin atau batuk

-hindari kontak terlalu dekat dengan orang lain (dibawah jarak dua meter)

– untuk sementara tidur sendiri dan seluruh seprei dan sarung bantal, handuk harus dicuci bersih sebelum digunakan oleh orang lain

-perlengkapan makan seperti piring, sendok, garpu, gelas harus dicuci dengan sabun sebelum digunakan oleh orang lain. Lebih baik untuk sementara peralatan makan penderita dipisahkan dulu

– kalau perlu minum obat penurun panas

-jika dalam satu minggu gejala flu tidak berhenti, periksa ke dokter

Untuk penderita yang tersangka flu babi karena potensi beratnya penyakit, maka tersangka penderita ini perlu dikarantina dan dirawat diruang khusus di rumah sakit. Untuk penderita flu babi ini, mereka akan diberi obat anti virus untuk mengurangi jumlah virus dalam darah dan dengan demikian bisa mencegah gejala yag lebih berat dan potensi penularan kepada orang lain.

Kunjungan ke luar negeri

Untuk sementara disarankan untuk menunda kunjungan ke luar negeri untuk alasan yang tidak terlalu perlu terutama ke negara-negara dimana kasus flu babi ini terjadi seperti yang tercantum di atas. Kalau mendesak, maka anda bisa mengkonsumsi obat anti virus sebagai upaya pencegahan sebelum dan selama di luar negeri. Untuk ini anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Tanggung Jawab Pemerintah

Pemerintah Indonesia saya kira sudah bertindak tanggap sampai saat ini. Pintu-pintu masuk ke indonesia seperti bandara-bandara internasional harus dilengkapi dengan peralatan skrining bagi penumpang yang datang terutama dari negara-negara dimana telah terjadi kasus flu babi. Harus segera disiapkan tim medis yang terlatih dan dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai untuk mengantisipasi jika ada orang tersangka flu babi yang teridentifikasi. Saya kira akan lebih baik jika satu center atau rumah sakit disediakan khusus di Jakarta dan di Ibukota provinsi dimana ada bandara dan pelabuhan internasional.

Mari kita berdoa semoga kasus flu babi ini tidak terjadi di tanah air.