Energi Makanan dan Kemana Tubuh Menggunakannya


Kita sudah mengetahui bahwa energi dan zat gizi/nutrien yang dibutuhkan oleh tubuh untuk semua proses-proses fisiologis untuk melangsungkan dan mempertahankan kehidupan berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Nutrien yang kita peroleh dari makanan bisa dibagi paling tidak menjadi 5 golongan yaitu karbohidrat atau zat hidrat arang, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Adapula yang memasukkan air sebagai salah satu unsur nutrisi, karena memang tidak dapat dipungkiri air merupakan zat yang sangat penting untuk kelangsungan hidup.

Tidak semua zat makanan/nutrien yang kita konsumsi memberikan energi bagi tubuh. Hanya karbohidrat, protein dan lemak yang memberikan energi. Lemak pun ada yang tidak memberikan energi seperti kolesterol. Perlu Anda tahu bahwa lemak itu ada bermacam-macam, tidak hanya satu zat saja. Kebanyakan lemak yang kita konsumsi adalah dalam bentuk trigliserida yang secara kasat mata bisa kita lihat bentuknya misalnya pada lemak yang menempel pada daging. Trigliserida ini adalah merupakan cadangan makanan yang disimpan dibawah kulit dan sekitar organ dalam perut (visceral fat) baik pada manusia maupun hewan  yang akan dipecah saat tubuh memerlukan sumber energi tambahan, apabila kadar glukosa darah menurun dan glikogen (bentuk cadangan glukosa) di hati telah menipis.

Berapa banyak kalori yang diberikan oleh zat-zat makanan tersebut tiap gramnya?

Secara umum dipakai faktor pengali Attwater untuk mendapatkan jumlah kalori total dari zat makanan  utama (makronutrien) tersebut di atas

Karbohidrat memberikan 4 kcal/gramnya, protein memberikan 4 kcal/gramnya,dan lemak memberikan 9 kcal/gramnya. Angka-angka itulah yang dimaksud faktor pengali Attwater,  sebagi penghormatan kepada ilmuwan yang mendapatkan faktor pengali tersebut. Dari faktor pengali Attwater sudah terlihat jelas bahwa lemak memiliki kandungan kalori yang lebih banyak tiap satuan gramnya dibanding karbohidrat dan protein.

Hanya saja perlu diingat bahwa mayoritas makanan kita mengandung lebih dari satu nutrien. Namun ada makanan yang kaya akan nutrien tertentu seperti misalnya  makanan yang kaya protein, ada yang kaya lemak, ada yang kaya karbohidrat, dan lain-lain.

Kalau Anda tertarik atau perlu mengetahui berapa kalori yang anda konsumsi tentu saja perlu mengetahui bagaimana komposisi makanan tersebut dari segi kandungan karbohidrat, lemak dan protein. Ini mungkin agak lebih mudah jika anda mengkonsumsi makanan kemasan dimana informasi kandungan zat gizinya dicantumkan di kemasannya. Hanya saja dari pengalaman saya, sepertinya belum ada standar informasi kandungan gizi yang harus dicantumkan makanan kemasan di Indonesia sehingga kita bisa melihat adanya perbedaan informasi yang tersedia dalam kemasan-kemasan makanan. Bahkan ada makanan kemasan yang sama sekali tidak mencantumkan kandungan zat gizinya. Sebaliknya, umumnya makanan impor memberikan informasi yang lebih lengkap. Sudah saatnya pemerintah lebih memberikan perhatian tentang standar informasi kemasan ini, yang kesemuanya diperlukan untuk kepentingan masyarakat umum. Salah satu cara untuk mensukseskan program indonesia sehat adalah dengan lebih memperhatikan masalah informasi gizi makanan kemasan yang ada di Indonesia, untuk mempermudah masyarakat memilih makanan yang lebih sehat dan bergizi.

Untuk makanan sehari-hari yang bukan kemasan, anda perlu daftar komposisi makanan di indonesia yang dikeluarkan oleh Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI atau buku-buku lain yang memiliki informasi tersebut. Anda perlu tahu bagaimana cara menggunakannya dan biasanya ada daftar petunjuk penggunaan di buku tersebut. Anda bisa lihat contoh dan mendownload (setelah terlebih dahulu sign up) daftarnya di website ini. Saya tidak mengetahui sumber dari daftar tersebut (kemungkianan besar dari buku penuntun diet keluaran UI), namun kira-kira bisalah menjadi latihan buat pembaca yang budiman. Dari website tersebut anda juga bisa mendownload daftar satuan penukar untuk kelompok bahan makanan, sehingga anda bisa dengan mudah mengetahui konsumsi energi dan nutrien utama yaitu karbohidrat, protein, dan lemak tanpa harus menimbang makanan anda karena di situ ada ukuran rumah tangganya (URT). Yang perlu anda lakukan dan latih adalah bagaimana memperkirakan banyaknya makanan yang anda konsumsi menggunakan URT tersebut. Perlu latihan memang dan sebaiknya bagi mereka yang betul-betul perlu mengetahui jumlah kalori yang mereka konsumsi seperti orang yang berpenyakit diabetes, mereka yang obesitas, harus mahir menggunakannya.

Daftar satuan penukar itu berisi makanan yang energinya dan kandungan gizinya setara, jadi bisa saling menggantikan. Sebagai contoh saya kutipkan beberapa bagian dari dokumen tersebut sekedar memberi contoh (terimah kasih kepada yang telah meng-upload dokumen tersebut). Pada daftar sumber protein nabati, kacang hijau sebanyak 2,5 sendok makan (sdm) kira-kira setara energi dan kandungan gizinya dengan satu potong besar tahu. Jadi kedua bahan makanan itu bisa saling menukar satu sama lain begitu pula dengan yang lain yang termasuk dalam satu golongan.image0041image0082image0061

 Sebagai contoh penghitungan kalori: jika anda pada saat makan siang mengkonsumsi nasi katakanlah setara dengan 1 gelas maka jumlahnya kurang lebih 100 gram. Maka kalori yang anda peroleh dari jumlah tersebut adalah 176 kcal sesuai dengan daftar dibawah ini.  Perlu anda tahu bahwa daftar tersebut adalah berdasarkan per 100 gram bahan makanan. Jadi kalau anda makan lebih atau kurang maka harus disesuaikan rasionya. Contoh jika anda mengkonsumsi nasi setengah gelas (50 gram) maka jumlah kalori yang anda dapat adalah 50/100 X176 = 88 kcal. Anda bisa mencoba menghitung untuk makanan lain. Repot bukan?

image0021

 Nah untuk apa energi yang kita dapat dari makanan tersebut?

Kompenen penggunaan energi di tubuh terdiri dari tiga bagian. Bagian yang  pertama dipakai untuk metabolisme basal tubuh. Metabolisme basal ini adalah kumpulan seluruh proses-proses yang terjadi dalam tubuh untuk mempertahankan kehidupan. Didalamnya tercakup energi yang digunakan oleh tubuh untuk mengganti sel-sel yang rusak, proses bernapas dan berpikir, proses berdenyutnya jantung,  pendek kata untuk semua proses internal sel-sel dan jaringan tubuh untuk mempertahankan kehidupannya.  Kurang lebih 70% energi yang diperlukan oleh tubuh dipergunakan untuk proses-proses fisiologis ini.  Jadi meski kita tidur saja di rumah, kita tetap butuh makan untuk memenuhi kebutuhan energi ini.

Yang kedua adalah energi untuk aktivitas fisik seperti untuk berjalan, menulis, berolahraga dan sebagainya. Besarannya sekitar 20 % dari penggunaan energi tubuh. Ini merupakan bagian yang paling dinamis dan bergantung pada berapa besar aktivitas fisik yang dilakukan.

 Sisanya yang 10 persen digunakan untuk proses pengolahan makanan berupa pencernaan dan penyerapan zat makanan. Mungkin anda pernah merasakan bagaimana tubuh terasa lebih panas, dan kadang kadang berkeringat saat makan? Ini adalah bagian dari energi untuk metabolisme tersebut yang dalam istilahnya disebut Thermic Effect of Food.

Kalau jumlah energi yang kita konsumsi melebihi kebutuhan energi tubuh, maka kelebihan energi tersebut akan disimpan berupa lemak (trigliserida) yang akan dipecah untuk digunakan kemudian jika asupan energi mengalami defisit.

Iklan

7 thoughts on “Energi Makanan dan Kemana Tubuh Menggunakannya

  1. Terima kasih atas informasi Daftar Komposisi Bahan Makanan dan daftar satuan penukar yang sangat bermanfaat sekali untuk program diet saya yang saya lakukan dengan memanfaatkan belanja dapur harian sehingga tidak perlu anggaran khusus alias GRATIS.. he..he
    o.ya saya mau tanya daftar dari http://www.scribd.com tersebut kok gak ada penjelasannya bahwa daftar tersebut per 100gr bahan makanan, lalu BBD itu singkata apa?
    thank’s

    • Terimah kasih Pak Hari Cahyo telah memberikan komentarnya. Iya memang daftar itu (Daftar komposisi bahan makanan) per 100 gram bahan makanan basah/mentah yang belum diolah Pak, jadi menggampangkan dalam pemakaian sehari-hari. BBD atau BYDD adalah berat bersih yang dapat dimakan. Seperti yang saya katakan diatas daftar itu per 100 gram bahan basah/belum diolah. BBD mennjukkan berapa persen dari berat basah itu yang dapat dikonsumsi. Sebagai contoh beras, BBD= 100 berarti semua bagian bisa dikonsumsi dari berat mentahnya. Lain halnya kalau ubi kayu umpamanya, dari berat basahnya, yang dapat dikonsumsi tentunya kurang dari 100 persen. daftar di Scribb.com itu kurang praktis karena lajurnya terputus sehingga sulit mengetahui BBD masing-masing makanan dengan tepat. Saya sarankan anda mencari buku penuntun dietnya di toko buku.

  2. Ass,
    Terimakasih mas, informasinya cukup jelas. mas dokter yth. maaf saya panggil mas, karena saya ini lansia usia 60 dengan latar belakang pensiunan PNS tidak punya apa2 dan pernah menderita selama -/+ 5 tahun sakit westel yang kalau dipakai BAB suakiitnya minta ampun (bisul yang lukanya sampai menembus dubur/rektum, itu katanya dokter RSPAD yang pernah operasi saya yg II, I di RSUD Jember)ini penyakit kambuhan. Benar sudah berkali2 kambuh, terakhir 6 bulan lalu, yang akhirnya melalui berbagai informasi tentang kesehatan dan gizi di internet termasuk situs anda sangat2 membantu pemulihan kesehatan saya. Sejak itu saya lakukan program diet gratis dengan memanfaatkan menu makanan sehari-hari di rumah dengan mengatur dan memanfaatkan informasi AKG URT seperti yang anda ulas, berpedoman pada sunnah Nabi “makanlah disaat lapar, dan berhentilah sebelum kenyang..”
    -.saya melakukan diet yang dasarnya saya percaya bahwa Tuhan telah mentakdirkan kalau tubuh ini sebenarnya harus diberi makananan yang seimbang (jangan berlebihan tapi juga jangan sampai kurang)yang saat tertentu perlu dibersihkan misalnya dengan melakukan puasa.
    -.Bersyukur dan ikhlas menerima kegagalan2 dan kekecewaan yang selama ini saya alami dengan penuh kesabaran semaksimal yang bisa saya lakukan.
    -.Olah raga ringan, jogging dan atur pernafasan serta berjemur tanpa baju 30menit di terik matahari pagi.
    -.dan yang terakhir melakukan tidur yang berkualitas minimal 6 jam/hari.
    Alhamdulillah.. terus terang DKBM dan URT di situs anda hampir setiap hari saya baca untuk menghitung nilai gizi makanan yang akan saya makan.
    Sekali lagi, terima kasih mas dokter, saya mohon dengan hormat kiranya mas mau jelaskan pertanyaan saya :
    1. Westel itu penyakit apa? saya ingin tau mengenai detail penyakit ini karena saya brossing di internet tidak menemukan.
    2. Kenaapa dengan vormula yang saya lakukan tersebut diatas saya sekarang bisa merasa sehat dan lebih bergairah dalam menghadapi kehidupan yang apa adanya ini..
    Mohon maaf kalau tulisan saya ini sampai mengganggu kisibukan mas dokter.

    terimaksih,
    Wass,
    Hari.
    lansia

    • Terimah kasih pak Hari Caryo telah membagi pengalamannya. Mudah-mudahan ini bisa juga bermamfaat bagi yang lain. saya menyarankan kepada Pak Hari untuk meneruskan kegiatan rutinnya seperti di atas dengan sedikit modifikasi pada kegiatan berjemur. Cahaya matahari memang perlu untuk tubuh untuk mendapatkan Vitamin D. Cahaya matahari akan mengubah Vitamin D yang ada pada lemak dibawah kulit menjadi Vitamin D yang aktif, namun tidak perlu berjemur selama 30 menit dan buka baju. Cukup selama 15 menit saja dan cukup mengenai muka dan tangan Pak. Itu sudah cukup memenuhi kebutuhan Vitamin D. Cahaya matahari yang berlebihan terutama menjelang siang hari kurang bagus bagi kesehatan. Kalau Bapak beraktivitas seperti jogging pada pagi hari, Pak Hari tdk perlu meluangkan waktu khusus berjemur.
      Mengenai penyakit westel yang anda tanyakan, saya agak kurang familiar dengan istilah itu. Apakah yang Bapak maksud ambeien atau wasir?
      Saya yakin kesehatan yang sempurna mencakup kesehatan secara fisik dan psikologis/kejiwaan Pak. Oleh karena itu Pak Hari kemungkinan besar memiliki semangat hidup dan kebahagiaan karena kedua faktor itu setidaknya bisa Bapak rasakan. Dengan dekat Allah, hidup dengan pikiran positip, dan kesehatan raga yang baik, saya kira tdk heran Bapak bisa menikmati masa tua dengan bahagia.

  3. 1. Saya bersyukur dan berterina kasih, karena anda dengan cepat memberikan respon yang sangat bermanfaat sekali, sengaja laptop saya onlinekan sejak pagi dengan harapan secepatnya dapat respon.
    2. Apabila suatu saat saya minta saran/pendapat mudah2an anda tidak keberatan untuk menanggapi.
    3. Saya baca semua tulisan anda yang terbaru, saya do’akan suatu saat anda Diberikan Kesempatan untuk jadi staff akhli bumenkes, cuman menurut saja kenaapa bumenkesnya kok diganti, kira2 gara2 sby rikuh karena masalah kiriman sample dan tulisannya bumenkes yang Amrik jadi kebakaran jenggot, namun saya yakin nantinya akan berdampak positif terhadap antisipasi penyebarannya, khususnya dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat Indonesia.

    • Pak Hari Cahyo yang baik, terimah kasih atas doa dan harapannya. Saya menikmati tugas saya sebagai pendidik di perguruan tinggi. Untuk masuk birokrasi saya kira bukanlah pekerjaan yang mudah. Salah satu hal yang membuat saya prihatin adalah kondisi birokrasi pemerintah kita di berbagai departemen termasuk depkes yang saya kira cukup memperihatinkan. Diperlukan perubahan radikal dan orang yang berkomitmen tinggi untuk memperbaikinya.
      Yang tahu alasan pasti mengapa Bu Endang yang SBY pilih, tentu hanya SBY dan timnya saja yang tahu. Namun penjelasan resmi mereka kan bahwa Bu Nila Moeloek tidak memenuhi standar kesehatan untuk menjadi menteri karena tidak memiliki daya tahan yang cukup dari tekanan/stress.
      Bapak saya persilahkan untuk mampir kapan saja ke Blog ini. Kalau Blog bisa dianggap seperti rumah, saya akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik.
      Terimah kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s